get app
inews
Aa Text
Read Next : PT Position Bantah Tuduhan Caplok Wilayah Tambang dan Aktivitas Ilegal di Halmahera Timur

Mapala UI Bangun Ekonomi Desa dan Kembangkan Wisata Dirgantara di Maluku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:39 WIB
header img
Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) resmi memulai rangkaian kegiatan besar di wilayah timur Indonesia pada Agustus 2026. Foto: Ist

Napak Tilas Jalur Rempah dari Udara

Ekspedisi bertajuk ‘Fly The Spice Islands’ ini mengangkat misi menyusuri jejak Jalur Rempah di Maluku Utara, kawasan yang secara historis menjadi pusat perdagangan rempah dunia. Rute penerbangan akan melintasi tiga gunung strategis, yaitu Gunung Gamalama, Gamkonora, dan Woka, yang membentang dari Pulau Ternate, Halmahera, hingga Kepulauan Tidore.

Sejauh ini, belum ditemukan catatan mengenai penerbangan paralayang dari ketiga puncak tersebut. Oleh karena itu, ekspedisi ini berpotensi menjadi penerbangan pertama yang terdokumentasi.

Pada pelaksanaannya, para pilot akan menggunakan metode hike and fly, dimana mereka akan mendaki gunung terlebih dahulu, kemudian lepas landas dari puncak gunung.

Ekspedisi ini didukung oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata dan Harita Nickel. Turut terlibat pula SENDAL-IKJ (Seni dan Alam Institut Kesenian Jakarta) dan BSM Rental sebagai dokumentasi, Mapala Emas Sonyinga Alam (ESA) dari Fakultas Teknik Universitas Khairun selaku pencinta alam lokal, serta Basarnas yang kompeten dalam aspek keselamatan dan penyelamatan (rescue).

Pada Kamis, 8 Agustus 2026 yang lalu, tim berhasil merealisasikan penerbangan pertama dari puncak Gamalama. “Lepas dari bebatuan besar di lereng kawah utara rasanya lega, parasut membumbung menjauh dari kawah Gamalama dan disambut pemandangan indah Ternate,” ujar Gendon Subandono, selaku Pilot Paralayang Ekspedisi Fly The Spice Islands.

Fly The Spice Islands bertujuan untuk memberikan rekomendasi kebijakan di bidang pariwisata dirgantara yang tertuju pada pihak berwenang sekaligus film dokumenter sebagai upaya pengembangan pariwisata minat khusus di kawasan tersebut.

Melalui ekspedisi ini, ketiga gunung di daerah Maluku Utara dapat semakin tersorot dan membuka jalan bagi lebih banyak penggiat paralayang untuk terbang dari titik-titik tersebut di kemudian hari.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut