Usai Antar Malut United Gilas Persib Bandung Yakob Sayuri dan Yance Diserang Isu Rasisme

JAKARTA, iNewsTernate.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengecam keras tindakan rasisme yang dialami Yakob Sayuri dan Yance Sayuri setelah kemenangan Malut United 1-0 atas Persib Bandung sekaligus menunda perayaan kemenagan juara Liga 1 2024/2025.
Yakob dan Yance mendapat ujaran rasis di media sosial, bahkan keluarga mereka pun ikut diserang. Erick Thohir menegaskan bahwa rasisme tidak bisa ditoleransi dan mengekspresikan kekecewaannya.
“Saya sangat kecewa. Karena ya, sangat sedih ketika kita bangga sebagai negara Pancasila, NKRI. Kulitnya ada yang putih, ada yang hitam, rambutnya ada yang keriting, ada yang lurus, sukunya macam-macam, lalu terjebak hal-hal yang seperti ini,” kata Erick dalam akun instagram pribadinya, Senin (5/5/2025).
“Sangat-sangat menyedihkan. Apalagi kalau yang dikecam bangsa kita sendiri. Saya rasa ini tidak bisa ditoleransi,” sambungnya.
Erick Thohir dengan lantang mengutuk segala bentuk tindakan rasisme yang terjadi dalam sepak bola, terutama di Indonesia. Ia menyatakan bahwa rasisme tidak boleh menodai citra sepak bola Tanah Air.
“Saya selalu menolak rasisme dalam bentuk apapun di sepak bola. Tidak boleh ada perlakuan, ujaran atau apapun yang berbau rasisme dalam sepak bola khususnya di Indonesia. Tidak ada tempat bagi rasisme di dunia,” tegas Erick.
"Yakob dan Yance Sayuri tidak tinggal diam atas tindakan rasisme yang mereka alami. Keduanya telah melaporkan kasus ini kepada Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dan melayangkan somasi terbuka kepada enam pemilik akun media sosial yang melakukan ujaran rasis. Dalam surat somasi tersebut, Yakob dan Yance menegaskan akan menempuh jalur hukum pidana jika para pelaku tidak menyampaikan permintaan maaf secara langsung
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta